Merokok Menghidupkanmu

Beberapa malam yang lalu, saya sempat mendengar paparan ustadz saya di asrama mengenai problematika rokok, beliau juga menyinggung mengenai rokok yang dianalogikan dengan nasi. Persis seperti tulisan saya yang berjudul Rokok ?. Yups, okelah beliau adalah ahli botani, eh biologi deng. Heuheu, udahlah, mendingan bahas masalah rokoknya saja.

Selama ini kita tahu, dan kita paham mengenai dampak negatif dari rokok, mulai dari menyebabkan kanker, baik paru-paru, tenggorokan hingga mulut, terus juga bisa menyebabkan gangguan ginjal, lambung, janin dan penyakit kronis lainnya. Bahkan sekarang di dalam bungkus rokok udah diperkritis lagi efek negatifnya, yakni merokok membunuhmu.

Masak sih ?

Sesungguhnya tidak ada satupun sesuatu yang diciptakan oleh Tuhan dengan tujuan sia-sia, hal yang kita anggap buruk sekalipun, ternyata banyak memiliki manfaat dibaliknya, hanya saja kita yang belum mengetahuinya.

Berikut berbagai dampak positif dari merokok yang saya kutip dari berbagai sumber :

1. Menurut Woodrow Wyatt, peneliti dari Inggris dalam artikel yang di muat di The Times pada bulan Juli 1994, orang merokok di Glasgow tidak lebih banyak dari mereka yang ada di Bournemouth. Tapi ternyata angka penderita penyakit jantung di Glasgow lebih banyak dari pada di Bournemouth.

2Seorang ahli THT ternama di AS mengatakan, bahwa ia menyarankan pada mantan perokok yang terserang batuk, untuk menghisap dua batang rokok sehari, dan hal itu menyembuhkan mereka.

3. Dr. James Le Fanu di AS menulis “Perokok mempunyai resiko 50% lebih sedikit terkena penyakit alzheimer atau pikun, dan banyak perokok yang mempunyai perlindungan lebih banyak dari penyakit ini.The New England Journal of Medicine tahun 1985 menulis, para perokok yang terkena kanker endometrik kandungan, 50% lebih sedikit daripada non perokok.

4. Menurut artikel di Journal of The American Medical Association, penyakit kanker usus dan ulcerative, 30-50% lebih besar berpotensi menyerang nonperokok.

5. The American Government’s Health and Nutrition Examination Survey, menemukan kemungkinan osteoarthritis menyerang perokok berat 5 kali lebih kecil daripada nonperokok.

6. Menurut Prof. Petrus Budi Santoso, rokok bisa menolong manusia dari terkaman parkinson, yaitu sindrom yang membuat organ tubuh bergetar liar dan susah di kontrol. Sebab, dalam rokok terdapat nikotin yang dapat menghambat berkurangnya sel-sel di otak, yang mengakibatkan gangguan pada saraf. Ahli penyakit saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga itu mengaku pernah meneliti dampak nikotin terhadap parkinson pada tahun 1987. Ia meneliti 100 pria perokok dan 100 pria tak merokok, yang semuanya penderita parkinson. Mereka rata-rata berusia di atas 50 tahun. “Ternyata mereka yang perokok tidak cepat parah penyakitnya,” katanya.

Nah, diatas itu adalah beberapa dampak positif dari merokok yang nggak banyak orang tahu, Barangkali temen-temen mencurigai bahwa riset-riset itu didanai oleh perusahaan rokok. Tapi riset-riset itu tidak pernah dipublikasikan secara meluas, ya kalau memang bertujuan mendukung promosi rokok seharusnya kan dipublikasikan, tapi realitanya ? 

Nggak kan, heuheu. 

Sedangkan informasi ilmiah mengenai bahaya merokok dan efek negatifnya sangat dominan. Sebetulnya propaganda anti-rokok inilah yang perlu dicurigai sebagai upaya mendongkrak penjualan obat-obatan dari perusahaan farmasi. Bukan bermaksud memfitnah, hanya mencurigai saja.

Apa jangan-jangan ustadz saya juga antek perusahaan farmasi ? Walla'hualam heuheu

Regards




4 comments:

  1. Sebetulnya kalau saya sih melihatnya dari ada tidaknya mafaat merokok. Bukan dari baik atau buruk kah merokok.

    ReplyDelete
  2. Nah kalau emang rokok ada manfaat yang baik, lantas gimana untuk mereka yang akhirnya punya penyakit karena rokok? seperti kanker paru-paru misalnya. Bahkan di setiap tes kesehatan untuk masuk sebuah perusahaan, agar mendapatkan hasil yang bagus tidak sedikit yang mengurangi rokok sejenak sebelum tes.
    Bahkan saya sendiri punya pengalaman, ayah saya masuk rumah sakit karena rokok, hehe.

    ReplyDelete
  3. http://www.menceracau.com/2016/12/komitmen-saya-untuk-menghadirkan-gambar.html

    ReplyDelete